Anak muda biasa yang selalu berharap ada perbaikan hidup bangsa dan negara, melalui dunia politik dan tulisan-tulisan
Selamat Tahun Baru Imlek 2560
Selasa, 27 Januari 2009 | Diposting oleh Jackson Andre Kumaat di 10.16 0 komentar
Soal Suara terbanyak Pakar Pangan DesakKPU buat Juklak
Soal Suara Terbanyak Pakar Pangan Desak KPU Buat Juklak
Partai Karya Perjuangan (Pakar pangan) mendesak KPU segera memberikan petunjuk pelaksanaan (juklak) tentang suara terbanyak.Hal ini terkait diketuknya putusan yang mengakomodir suara terbanyak untuk menjadi calon legislatif oleh Mahkamah Konstitusi (MK) bisa menimbulkan asumsi-asumsi mengenai aturan tersebut.
Menurut Sekjen Pakar Pangan Jackson Kumaat, untuk mencegah timbulnya berbagai komentar mengenai aturan tersebut pihaknya mendesak KPU agar segera mengeluarkan juklak mengenai pengaturan suara terbanyak."Setelah diketuknya putusan oleh MK, hingga sekarang KPU belum memberitahukan mengenai petunjuk pelaksanaan mengenai aturan itu, katanya kepada Berita8.com, Minggu (11/1).
Lebih baik lagi, sambung Jackson, jika KPU kembali mengadakan pertemuan dengan para petinggi partai politik untuk menyosialisasikan aturan-aturannya.(
Kamis, 22 Januari 2009 | Diposting oleh Jackson Andre Kumaat di 13.16 2 komentar
Pakar Pangan Yakin MK terima UJI Materil UU Pemilu
Kalau Mahkamah Konsitusi (MK) bisa memenuhi permohononan uji materil ini, maka akan dibela masyarakat Indonesia.Sekretaris Jenderal Partai Karya Perjuangan (Pakar Pangan) Jackson Kumaat mersa yakin jika permohonan uji materil UU Pemilu yang mereka ajukan, akan dikabulkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK). "Karena sudah jelas permohonan yang kita ajukan adalah aspirasi seluruh rakyat Indonesia," tegas Jackson, Rabu (14/1) di Gedung MK, Jakarta.
Diposting oleh Jackson Andre Kumaat di 13.09 0 komentar
BANJIR JAKARTA

Kamis, 15 Januari 2009 | Diposting oleh Jackson Andre Kumaat di 14.46 0 komentar
Donate for Palestina
Pakar Pangan Sumbang Dana untuk Muslim Palestina (http://news.okezone.com)Tanggal : 12 Jan 2009
JAKARTA - Dewan Pimpinan Partai Karya Perjuangan (DPN Pakar Pangan) mengaku prihatin atas konflik Israel dan Palestina, yang kini berdampak pada terjadinya tragedi kemanusiaan.
Hingga saat ini, korban dari kedua pihak bertikai terus berjatuhan, sebagian besar adalah anak-anak dan wanita tak berdosa penduduk Muslim Palestina."Pakar Pangan mendukung misi kemanusiaan untuk warga Muslim Palestina yang menjadi korban.
Kami yakin, dana yang disumbangkan akan membantu korban yang masih dirawat, termasuk upaya perlindungan bagi anak-anak Palestina," kata Sekjen Pakar Pangan Jackson di Jakarta, Jumaat (9/1/2008).
Pihaknya juga mendukung upaya Palang Merah Indonesia (PMI), yang menggalang dana kemanusiaan untuk Palestina, melalui Bank BRI di seluruh Indonesia. Selain ke Bank Mandiri, Jackson juga mengaku telah ke Bank Mandiri, untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban gampa di Manokwari Papua, melalui ATM.
Lebih lanjut Jackson mengatakan, pemerintah harus lebih giat mengkampanyekan misi kemanusiaan untuk Palestina, dan tidak terlena oleh wacana-wacana aksi di lapangan. Justru menurutnya, pemerintah perlu terus menyatukan seluruh komponen masyarakat, agar ada kesamaan pemehaman dalam menyikapi krisis Israel-Palestina."Jangan sekadar menyatakan bahwa konflik Timur Tengah itu bukan konflik agama.
Tapi lebih dari itu, harus ada aksi nyata di lapangan, misalnya menyalurkan dana masyarakat ke PMI yang benar-benar menyalurkannya dan dapat dipertanggung-jawabkan," ujar Jackson.Menurutnya, relawan PMI akan lebih banyak berperan mengatasi korban penduduk Palestina, apalagi krisis di Timur Tengah diperkirakan akan berlangsung lama.
Jackson juga berharap, agar ormas dan partai-partai politik mengikuti gerakan menyumbangkan dana kemanusiaan melalui PMI, daripada terlibat pada rencana pengiriman pasukan di luar institusi TNI/Polri.
Di kesempatan terpisah, Sekjen PMI Pusat Iyang Sukandar mengatakan, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada setiap anggota masyarakat dan institusi, yang telah memberikan sumbangan dana kemanusiaan. Pihaknya masih membuka rekening Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Pancoran dengan Nomor Rekening 0390-01-000030-30-3 atas nama Palang Merah Indonesia, untuk meringankan penderitaan penduduk Gaza-Palestina yang mengalami malapetaka kemanusiaan.
Seluruh bantuan uang akan disalurkan melalui Bulan Sabit Merah Palestina, bekerjasama dengan Komite Palang Merah Internasional (ICRC). "PMI tidak menerima bantuan untuk penduduk Gaza-Palestina selain dalam bentuk uang," ujar Iyang Sukandar.
Dia mengungkapkan, Aksi kemanusiaan ini sebagai bagian dari simpati seluruh jajaran PMI bagi masyarakat di Gaza yang meninggal, terluka, kehilangan harta benda, serta keluarganya, termasuk para korban di kalangan anak-anak. (Iman Rosidi/Trijaya/ram)
Selasa, 13 Januari 2009 | Diposting oleh Jackson Andre Kumaat di 13.05 0 komentar
Jackson Kumaat Minta Deplu Lebih Aktif Lagi Membantu Perdamaian di Palestina
Deplu Diminta Lebih Aktif soal Palestina (http://www.sinarharapan.co.id)Tanggal : 13 Jan 2009
Jakarta-Dewan Pimpinan Nasional Partai Karya Perjuangan (DPN Pakar Pangan) mendesak Departemen Luar Negeri (Deplu) RI untuk lebih aktif melaksanakan politik luar negeri di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dalam upaya mengatasi konflik antara Israel dan Palestina.
Apabila Dewan Keamanan (DK) PBB gagal menerapkan gencatan senjata pada kedua pihak yang bertikai dan melanjutkan ke perundingan damai, perwakilan Indonesia di PBB telah gagal melaksanakan diplomasi. “Marty Natalegawa sebagai perwakilan Indonesia di PBB, harus lebih giat dan serius dalam memainkan peran politik luar negeri bebas dan aktif,” ujar Sekjen Pakar Pangan Jackson Kumaat, akhir pekan lalu di Jakarta.
Menurut Jackson Kumaat, pihaknya belum melihat adanya perkembangan yang signifikan, khususnya kinerja para diplomat Indonesia di PBB. Meski saat ini Indonesia tidak lagi menjadi Anggota Tidak Tetap DK PBB, ia menilai desakan penghentian agresi militer Israel bisa dilakukan melalui anggota tidak tetap DK PBB saat ini.
Menurutnya, Deplu dapat mengerahkan tim diplomat, agar dapat melakukan tekanan kepada anggota tetap dan anggota tidak tetap DK PBB. Tindakan ini dapat dilakukan melalui kantor kedutaan besar di Jakarta maupun kantor perwakilan RI di negara-negara bersangkutan. “Di sinilah dibutuhkan peran penting seorang diplomat. Jadi mereka harus membantu peran Pak Marty Natalegawa di PBB dan Pak Hassan Wirajuda di Jakarta,” ujar Jackson.
Selain itu, Jackson juga meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berkomunikasi aktif dengan Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Barrack Obama. Menurutnya, Presiden Yudhoyono harus menanyakan ke AS soal apa yang dilakukan untuk mengatasi agresi militer Israel yang menimbulkan korban jiwa. “Saya heran, kenapa sejak agresi Israel atas Palestina akhir tahun lalu, Presiden terpilih AS Barrack Obama justru menjadi hemat bicara kepada pers. Nah, Presiden Yudhoyono perlu bertanya dan memberikan solusi alternatif menjelang acara pelantikan Obama akhir bulan ini,” ujar Jackson.(eddy lahengko)
Diposting oleh Jackson Andre Kumaat di 12.29 0 komentar
PAKAR PANGAN Prihatin Tragedi Palestina

DEWAN Pimpinan Partai Karya Perjuangan (DPN Pakar Pangan) mengaku prihatin atas konflik Israel dan Palestina yang kini berdampak pada terjadinya tragedi kemanusiaan.
Hingga saat ini, korban dari kedua pihak bertikai terus berjatuhan, sebagian besar adalah anak-anak dan wanita tak berdosa penduduk muslim Palestina. ”Pakar Pangan mendukung misi kemanusiaan untukwarga muslim Palestina yang menjadi korban.
Kami yakin dana yang disumbangkan akan membantu korban yang masih dirawat, termasukupaya perlindunganbagianak-anakPalestina,”kata Sekjen Pakar Pangan Jackson Kumaat di Jakarta kemarin.
Pakar Pangan juga mendukung upaya Palang Merah Indonesia (PMI),yang menggalang dana kemanusiaan untuk Palestina, melalui Bank BRI di seluruh Indonesia.
Selain itu Jackson mengaku telah ke Bank Mandiri untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk korban gempa di Manokwari. (pasti liberti mappapa/ahmad baidowi)
Diposting oleh Jackson Andre Kumaat di 12.09 0 komentar
PAKAR PANGAN Tolak Poligami!!
Pakar Pangan Tolak Poligami (http://berita8.com) Tanggal : 24 Dec 2008
Dewan Pimpnan Nasional Partai Karya Perjuangan (DPN Pakar Pangan) akan memberi sanksi tegas berupa pemecatan terhadap kader internal partai, yang terbukti melakukan poligami."Pakar Pangan mengharamkan poligami, karena perzinahan bertentangan dengan negara hukum," kata Sekjen DPN Pakar Pangan Jackson Kumaat (22/12) di kantornya di kawasan Buncit Raya Jakarta.Jackson mengatakan hal itu, menanggapi peringatan "Hari Ibu Nasional".
Menurut dia, tidak ada kaum ibu di dunia yang menyetujui poligami, atau merelakan suaminya menikah lagi dengan alasan apapun.Lebih lanjut Jackson mengatakan, pihaknya menolak segala bentuk aksi poligami, karena hal itu dianggap menyakiti hati setiap perempuan. "Di dalam hukum positif, percabulan dan perzinahan tidak diperbolehkan oleh negara," katanya.
Ia mencontohkan, pengasuh Pesantren Daarut Tauhid KH Abdullah Gymnasiar yang akhirnya berpoligami, telah terbukti merusak citra yang bersangkutan sebagai tokoh publik. Apalagi, sebelum A'a Gym berpoligami banyak sekali masyarakat bersimpati khotbahnya, tidak hanya dari kalangan Muslim."Sehebat-hebatnya A'a Gym memberikan pengaruh yang luar biasa, akhirnya hancur berkeping-keping akibat poligami," kata dia. Pihaknya mengharapkan, masyarakat dapat menjadikan kasus poligami A'a Gym, sebagai contoh buruk yang tidak boleh ditiru.
Menurutnya, pria penganut poligami tidak akan mungkin mampu mengurus negara, karena yang dipikirkannya hanyalah sebatas kepuasan biologis dirinya sendiri.Jackson berpendapat, poligami sama seperti kejahatan korupsi, yang akan merusak mental mental dan cara berpikir siapapun, apalagi yang bersangkutan tampil sebagai pejabat negara. "Tidak ada sejarahnya di dunia ini keluarga sakinah penganut poligami," ujarnya.
Untuk itu ia mengharapkan, agar masyarakat juga tidak memilih calon legislatif yang sudah terbukti poligami. Karena ia yakini, setelah terpilih nanti sebagai anggota legislatif, maka penganut poligami tersebut hanya akan memikirkan dirinya sendiri.(Dng)
Diposting oleh Jackson Andre Kumaat di 11.53 0 komentar
Mengenang Kasih IBU
SAAT Untuk mengenang KASIH Ibu
Hari ini tanggal 22 Desember 2008, hari kerja pertama di minggu ini, dimana dari pagi-pagi sekali semua orang sudah mulai sibuk mempersiapkan diri untuk bergegas-gegas berkarya untuk masa depannya; ada yang bersipa bernagkat ke sekolah, ada pula yang tergopoh-gopoh berlarian mengejar moda transportasi untuk sampai ke tempat kerja, bahkan ada yang jauh lebih pagi bangun untuk melaut berusaha mendapatkan hasil laut terbaik, ada yang sudah berada dipasar-pasar tradisional untuk menerima hasil bumi yangsiap dijual ke konsumen di kota, tapi ada juga yang masih bengong mau bikin apa… karena (mungkin) sudah terlalu banyak uangnya atau bahkan tidak ada hasratnya untuk maju..
wah pokoknya banyak yang sibuk deh… di hari pertama minggu ini. Hari senin memang adalah hari pertama dalam sebuah minggu yang menandai sesuatu harapan baru di minggu tersebut, semangat orang bekerja pasti lebih kencang pada hari Senen… banyak yang merencanakan sesuatu untuk kemajuannya di pagi hari Senen..
Namun ada sesuatu yang ternyata saya sadari juga sangat penting, bahkan lebih penting daripada semua yang saya ceritakan diatas, saat bangun pagi tadi saya melihat kalender dan mata saya tertuju bahwa ini adalah hari Senin tanggal 22 DESEMBER, saya langsung teringat bahwa this is a Mother Day (HARI IBU), tanpa saya sadari saya menoleh ke arah pigura foto di ruangan saya dimana foto Ibu saya terpajang besar disana, saya mulai mengenang dan memaknai hari ibu ini dengan mencoba menerawang ke masa lalu dan mulia mengingat kebaikan dan perjuangan yang ditunjukkan oleh ibu saya dari waktu saya kecil hingga saat ini…
Tidak pernah ada perkataan kasar atau keluhan yang keluar dari mulut ibu, semua hidup dijalaninya dengan sukacita dan ucapan syukur.
Jackson Kumaat
Sekjen Partai Karya Perjuangan – 17
Posting by Jackson Kumaat
22 Desember 2008
Kamis, 08 Januari 2009 | Diposting oleh Jackson Andre Kumaat di 12.10 0 komentar


